Kisah Tragis dalam Sejarah Hari Raya

Ketika menjelaskan tentang biografi Muhammad bin Hubuli rahimahullaah, seorang Ima yang menjadi Qadhi di kota Barqah, Imam adz-Dzahabi rahimahullaah menceritakan bahwa Amir kota Barqah mendatangi beliau. Lalu Amir itu berkata: "Besok adalah hari raya."

Imam menjawab: "Kami tidak mau berhari raya) sampai melihat hilal, dan aku tidak (ingin) mengajak manusia untuk berbuka, lalu aku yang menanggung dosa mereka."

Amir berkata: "Ini adalah isi surat yang berasal dari al-Manshur."

Inilah diantara pendapat Ubaidiyyah, yaitu menyeru rakyat untuk berbuka dengan berdasarkan hisab dan mereka tidak menghiraukan terlihatnya hilal. Sedangkan pada saat itu hilal belum terlihat.

Keesokan harinya Amir itu (menabuh) gendang, (menegakkan) bendera-bendera yang besar.

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: