Rahmat kepada Pelaku Kemaksiatan

…Tidak terasa ternyata sudah masuk waktu Ashar, dan subhanallah ternyata kumandang adzan Ashar terdengar di dalam pasar, hal ini sangat menyenangkan hati beliau. Kami pun menuju musholla, ternyata musholla-nya sangat kecil, palingan ukurannya kira-kira 2 kali 6 meter. Sehingga orang-orang pada sholat sendiri-sendiri sementara banyak orang yang ngantri. Aku dan syaikh pun ikutan ngantri. Musholla kecil tersebut terbagi menjadi dua shaf, shaf depan untuk para lelaki dan shaf belakang untuk para wanita.

Ternyata -alhamdulillah- banyak juga mbak-mbak yang ngantri ingin melaksanakan sholat. Dan suatu pemandangan yang aneh bagi syaikh, ada beberapa wanita yang tidak berjilbab, bahkan ada yang memakai pakaian menor (alias banyak yang auratnya kelihatan) akan tetapi ikut ngantri untuk sholat sambil membawa mukena.

Laman: 1 2 3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: