Al-Quran Terjemah Perkata

Lajnah Da’imah (Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa) Arab Saudi menjelaskan dalam fatwanya:

“Menerjemahkan al-Qur’an atau sebagian ayat dan menerangkan semua arti yang ada di dalam al-Qur’an dengan bahasa asing tidak mungkin. Sedangkan menerjemahkan semuanya atau sebagiannya dengan terjemah harfiah (perkata) hukumnya haram karena akan mengubah dan memalingkan dari makna yang sebenarnya. Adapun menerjemahkan apa yang dia pahami dari makna satu ayat atau lebih, kemudian menjelaskan hukum dan adabnya dengan bahasa Inggris, Perancis, dan Persia, lalu menyebarkan apa yang dia pahami dari ayat al-Qur’an dan mengajak manusia agar kembali kepadanya, maka tidak dilarang; seperti menafsirkannya dengan bahasa Arab. Akan tetapi, dengan syarat bila dia ahlinya dan mampu mengungkapkan apa yang dia pahami dari beberapa hukum dan adabnya dengan teliti. Jika tidak memiliki sarana untuk memahamial-Qur’an atau dia tidak mampu mengungkapkan dengan bahasa Arab atau selain bahasa Arab dengan ungkapan yang baik, maka hukumnya haram karena akan merusak makna al-Qur’an dan boleh jadi berlawanan maknanya, sehingga yang baik menjadi mungkar; tujuan dia yang baik menjadi jelek.”

(Fatawa al-Lajnah ad-Da’imah Lil-Buhuts al-Ilmiyyah wal-Ifta’: 6/46)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: